Selasa, 12 Januari 2016

RUANG LINGKUP DESAIN GRAFIS

Sebelum istilah desain grafis dikenal luas, orang-orang yang berkecimpung didunia grafika atau percetakan dan media mengenal istilah layouter sebagai orang yang bertugas menata letak huruf-huruf dan gambar pada bidang kertas cetak. Sebelumnya juga disebut dengan typesetter. Setelah digunakannya teknologi computer pribadi (pc) untuk membuat publikasi, pada tahun 80-an kita juga mengenal istilah desktop publishing (DTP). Istilah ini merujuk pada kemampuan computer untuk mempermudah manusia membuat publikasi, mengatur tata letak dan cetak gambar maupun teks.

Dektop publishing adalah sebuah sisterm dimana terdiri atas beberapa komponen, yaitu : computer pribadi , alat pencetak (printer), mesin pemindai (scanner) dan beberapa perangkat lunakdan juga peripheral lainnya yang mendukung. Dan dalam penggunaanya tidak membutuhkan ruang dan personil yang banyak kini hal ini lazim disebut sebagai system computer grafis.

Beberapa orang menganggap istilah disain grafis merujuk pada bidang media cetak saja, seperti surat kabar, buku, poster, dan publikasi tercetak lainnya. Namun, kini dengan munculnya teknologi internet, teknologi penyuntingn video (video editing) dan efek visual, desain grafis dikembangkan istilahnya menjadi desain komunikasi visual.

Jadi seseorang yang membuat system web dengan tampilan yang menarik adalah pekerjaan sebuah desain grafis / desain visual. Tetapi orang-orang yang berkecimpung didalamnya, lebih senang menggunakan istilah desain web.demikian juga dala,m hal penyuntingan vide, lebih suka disebut seagai video editor.

Lingkup kerja desain grafis anatara lain:

 * Buku, terutama buku modern non- fiksi dan buku pelajaran, banyak memerlukan desain grafis, sebagai informasi visual. Termasuk fotografi dan teks.

 * Majalah. Alasan utama mempertahankan gambar (image) pada majalah adalah untuk mencapai target pembaca tertentu, cara menarik gambar melalui bentuk tulisan dan menambah kolom-kolom dan memanfaatkan ruang kosong.

 * Koran, Surat Kabar. Setiap Koran memiliki gaya visual yang berbeda-beda namun layoutnya tetap mengikuti pola setandar.

 * Leaflet, brosur, dan news letter . Leaflet secara cepat dapat divisualisasikan oleh para professional setelah dibuat seketsa melalui visualisasi pada ukurantertentu berdasarkan rational desain- elemennya degnan mengikuti pola-pola tertentu.

 * Logos (Corporate Image). Mendesain logo boleh jadi hal terpenting dan memakai biaya besar dalam bidang grafis. Seluruh elemen yang menjadi unsure-unsurnya juga harus bermakna, komunikasi dan menggambarkan imge perusahan atau lembaga yang mengunakanya.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar